Dah lama saya gak cerita tentang kehidupan saya, rasanya ingin berbagi, entah itu berguna atau tidak, tapi setidaknya saya ingin mencurahkan apa yang saya rasa, di sini, di blog pribadi saya. Jadi suka-suka saya khan....
Setelah lulus kuliah, sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan pengemban properti perumahan (developer). Ya...ya.... saya memang pernah punya mimpi untuk bisa melanjutkan studi saya ke sebuah negeri impian saya, jepang. But saya belum bisa, bahasa inggris saya masih kacau., bahasa jepang saya apalagi, sudah gak pernah saya pake. Jujur saya ngerasa gak nyaman dengan situasi seperti ini, saya gak mau terjebak dalam rutinitas normal, kerja dari pagi sampe sore kemudian berakhir sebagai karyawan biasa. Gak, saya masih punya mimpi, masih menyimpan mimpi, dan masih berusaha mengejar mimpi itu, masalahnya adalah, apakah ada jalan untuk itu, jujur, saya mulai mengukur segala kemungkinan yang ada di sekitar saya, dan saya masih belum menemukan peluang. Saya masih biasa-biasa saja....
Ada beberapa orang yang bilang saya beruntung, terutama para ibu-ibu dirumah saya, kenapa? Karena pertama , saya gak lama nganggur, kedua tempat kerja saya dekat rumah, apalagi coba yang kurang! Masalahnya ya itu, saya terjebak siklus manusia normal, sekolah, kuliah, lulus dan bekerja. Tidak.... saya gak mau berakhir hanya sebagai karyawan biasa, ya memang saya masih belum tau apa yang akan terjadi di depannya, saya masih belum melihat peluang akan adanya perubahan, satu-satu gambaran yang saya lihat adalah, saya tetap bekerja sebagai karyawan biasa. Masuk kerja jam 8 pulang jam 6 dan begitu seterusnya.
Saya ingin berkarya, saya ingin menjelajahi dunia, saya ingin pergi kemanapun yang saya suka,ya... saya ingin pergi dan saya akan pergi. Karena itu sekarang saya sedang mendalami kehidupan backpacker, karena hanya dengan backpackerlah saya bisa pergi kemanapun saya mau. Lalu setelah itu apalagi? Saya ingin mengabdikan apa yang saya punya untuk orang lain, saya ingin tetap berbagi, saya ingin mengajar.....
Dan sekarang inilah kehidupan saya, masuk kerja jam 8, walaupun dikontrak kerja jabatan saya adalah pengawas proyek tapi malangnya saya karena "mereka" terlalu meremehkan saya sehingga sebagian besar pekerjaan saya adalah mengetik, mengetik laporan progress mingguan, mengetik surat-surat, mengetik lapora bulanan dll. Malang bukan, saya rasa apa yang saya kerjakan lebih pantas dikerjakan lulusan sma. Ya memang saya adalah fresh graduate, baru lulus, belum berpengalaman but hello..... give me one opportunity! Saya lebih suka ditempatkan dilapangan, mengawasi kontraktor membangun rumah, (ya, proyek saya memang rumah, bukan high rise building), setidaknya saya tau bagaimana bangunan kecil itu dibangun, saya tau bagaimana bata-bata itu disusun dengan rapih hingga menjadi tembok yang mulus, atau bagaimana rangka atap dipasang hingga memiliki bentuk yang bagus. Sepele memang, tapi saya lebih menghargai itu daripada hanya sekedar jadi tukang ketik yang lebih menjurus pada adminisrasi teknik.
Look, semua hal yang saya impikan meleset, itulah yang saya katakan bahwa sehebat apapun mimpi kita, sekuat apapun kemampuan kita, tetap tuhan akan ikut campur dalam menentukan masa depan kita, itulah yang saya sebut takdir, suatu keadaan dimana kita telah berusaha tapi hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Saya masih yakin, apa yang saya dapat sekarang pasti ada hikmahnya, ada yang tuhan mau tunjukkan dengan situasi saya sekarang, karena itu saya masih menjalaninya dengan sebaik mungkin, membuat laporan-laporan sebaik mungkin. Saya tetap bersyukur karena diuar sana masih banyak pengangguran yang kurang beruntung. Setidaknya saya masih punya lahan rizki dari tuhan. Tapi saya masih memendam mimpi-mimpi itu, saya ingin suatu saat, diwaktu yang tepat, saya akan bangkit merebut kebahagiaan saya, mimpi-mimpi saya, atau.... saya akan tetap terjebak dalam siklus umum manusia biasa, kita lihat saja nanti.....

























